Dari 'wanita pemboros' menjadi 'Kakak Ipar Wijaya', Wulan Chandra menghadapi bencana alam, malapetaka, dan penindasan kerabat. Ia mengandalkan persediaan tak terbatas dari toko lintas-dimensi dan kecerdasan bisnis modern untuk membuka lahan, menggali saluran air, membasmi belalang, membalikkan situasi. Orang-orang yang dulu menindasnya kini bergantung padanya. Ia terus meraih kesuksesan, membesarkan keempat putranya menjadi orang berbakat, dan menjadi wanita terkaya di zaman kuno!