Linda Hartono, seorang Perawat Unggulan dengan pengalaman sepuluh tahun, diremehkan karena dianggap "ketinggalan zaman dan tidak menghasilkan uang". Setelah dipecat oleh perusahaannya dengan pesangon minim, dia memulai kembali dengan membuka lapak di Pasar Tenaga Kerja. Berbekal profesionalisme dan hati nurani yang tulus, dia berhasil membuat para keluarga kaya di seluruh kota antre untuk merekrutnya, dan juga menjatuhkan orang-orang yang pernah menghinanya.