Alva Rendra bukan sekadar karyawan biasa—ia adalah keberuntungan hidup bagi Gemintang Group. Setiap langkahnya membawa kesuksesan. Namun, ketika kepemimpinan berpindah ke tangan Denis Putra Gemintang, kepercayaan digantikan oleh kesombongan. Alva dan timnya dipecat, tanpa disadari keputusan itu justru mengubah peta persaingan bisnis dan memicu pertarungan antara ambisi dan takdir