Lino, jenius Sepak Raga kuno, diusir. Ia melintasi waktu ke zaman modern berkat Liontin Giok ayahnya. Ia menunjukkan kemampuan bermain bola, lalu dilirik pelatih dan belajar sepak bola modern. Dengan keahlian Sepak Raga, Lino meraih kesuksesan besar di lapangan modern. Ia memimpin timnya memenangkan Piala Kota, menghidupi keluarganya, dan meraih penghargaan hingga menjadi legenda sepak bola.