Wabah belalang menyerang desa. Sapi milik keluarga Bima Jaya bisa berbicara, mengusir wabah belalang, dan meramalkan wabah itu akan kembali. Kepala Desa, Danu Jaya, karena dendam pribadi, menghasut penduduk desa menindas keluarga Bima Jaya, bahkan membakar rumah mereka. Dengan bantuan sapi ajaib itu, keluarga Bima Jaya bangkit kembali dan berhasil lolos dari ancaman wabah belalang. Danu Jaya dipenjara. Keluarga Bima Jaya hidup bahagia bersama sapi ajaib tersebut.